Kamis, 05 Juli 2012

PERLINDUNGAN TUHAN ITU SEMPURNA (1)

Bacaan : Mazmur 91 : 1-16
 
 
PERLINDUNGAN TUHAN ITU SEMPURNA (1)
 
"Sebab Tuhan ialah tempat perlindunganmu, yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu Mazmur 91 : 9
 
Mazmur 91 ini adalah salah satu mazmur yang berisikan tentang janji perlindungan Tuhan  bagi orang percaya  Keamanan, ketenangan dan kedamaian adalah dambaan  semua insan didunia namun adakah tempat dimana seseorang  dapat berlindung dengan aman ? Tidak ada tempat dibelahan bumi  manapun yang dapat menjamin seseorang merasa aman  dan terlindungi.Seorang Presiden, Pejabat tinggi Negara atau artis bisa saja punya pengawal bersenjata yang menyertainya  kemana saja mereka pergi bertugas, seorang kaya boleh saja memiliki satpam yang berjaga-jaga selama 24 jam dirumahnya, namun tidak bisa menjamin  keamana mereka 100% karena  bagaimanapun juga para pengawal adalah manusia biasa yang terbatas kekuatan dan kemampuannya.
Pemazmur berkata " Jikalau bukan Tuhan yang mengawal kota sia-sialah pengawal  berjaga-jaga ( Mazmur 127 : 1B) Satu-satunya Pribadi yang dapat memberikan perlindungan yang sempurna, sehingga  kita akan merasa  aman, tenang dan damai adalah Tuhan. Tidak ada  yang lain ! Memang Tuhan tidak pernah berjanji bahwa  perjalanan hidup kita tidak akan terlepas  dari masalah, tantangan dan pergumulan, tapi Bapa berjanji akan senantiasa menyertai kita, menopang, menguatkan melindungi dan memberi pertolongan saat kita diperhadapkan dengan semuanya itu.
 
Jadi perlindungan yang sempurna akan dialami oleh orang – orang yang senantiasa mengandalkan Tuhan dalam hidupnya.Perlindungan  adalah satu bagian berkat yang Tuhan sediakan. " Diberkatilah orang  yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya  pada Tuhan  ( Yeremia 17 : 7 )  sebaliknya  "Terkutuklah orang yang mengandalkan  manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya  menjauh daripada Tuhan. ( Yeremia 17 : 5 )  dan Celakalah orang –orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan  yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada kretenya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus Allah Israel, dan tidak mencari Tuhan " ( Yesaya 31 : 1 ) Amin Tuhan Yesus memberkati kita semua.
 
Doa : Ya Bapa yang penuh Kasih Karunia, mampukan kami terus ya Bapa untuk selalu berserah dan berseru hanya kepadaMu
 
JAMINAN PERLINDUNGAN KITA ADALAH TUHAN YESUS ! 
 
 

Rabu, 04 Juli 2012

TERBEBAS DARI RASA KWATIR

Bacaan : Filipi 4 : 1-9
 
 
TERBEBAS DARI RASA KWATIR
"Janganlah hendaknya kamu kwatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur " Filipi 4 : 6
 
Seringkali kita berpikir bahwa memiliki kekwatiran  adalah hal yang  biasa, wajar dan normal bagi kehidupan manusia.Namun bagi  kehidupan orang percaya  hal itu tidak  seharusnya terjadi, karena kekwatiran adalah salah satu bentuk penjajahan iblis. Kekwatiran membuat  seseorang larut dalam  kesedihan,  murung sehingga sukacita  dan damai sejahtera menjadi  hilang.Ingat ketika kita kwatir berarti kita sedang  meragukan kuasa Tuhan.Kebenarannya adalah  Tuhan tidak pernah  memberikan Roh yang mendatangkan  kekwatiran dalam hidup  orang percaya,Normalnya hidup seorang Kristen adalah hidup yang terbebas  dari rasa kwatir, itulah sebabnya  Rasul Paulus menasehatkan " Aku ingin  supaya kamu hidup tanpa kekwatiran " ( 1 Korintus 7 : 32A) Mabna mungkin   kita hidup tanpa rasa kwatir ? Tidak ada perkara yang mustahil Asal kita  memiliki  penyerahan diri penuh kepada Tuhan.
 
Tuhan Yesus berkata " Janganlah kwatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum dan janganlah kamu kwatir akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai, Bukankah hidup itu lebih penting daripada makanan dan tubuh itu lebih penting daripada pakaian ? ( Matius 6 : 25) Karena itu serahkanlah  segala kekwatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu " ( 1 Petrus 5 : 7) Jadi terbebas dari rasa  kwatir  adalah pilihan hidup karena kekwatiran  itu adalah suatu serangan.Dengan kata lain , ketika serangan  kekwatiran  itu datang,dan tidak kita lawan, ia akan menjajah dan mengintimidasikan  kita. Karena itu ketika serangan kekwatiran itu datang kita harus bertindak dan melawannya dengan percaya kepada Tuhan.
Mengapa  kita tidak boleh kwatir ? Karena itu merupakan  perintah  Tuhan dan kita pun harus mentaatinya Bukankah firman Tuhan tak Henti-hentinya  mengingatkan kita  untuk tidak kwatir ? Didalam Amsal  12 : 25A dikatakan : Kekwatiran dalam hati  membungkukkan orang  Ayat ini jelas  menunjukkan  bahwa kekwatiran sama sekali tidak  mendatangkan kebaikan atau keuntungan bagi hidup kita, sebaliknya  maslah merugikan.Jadi kekwatiran  itu sama sekali tidak ada gunanya.Amin Tuhan Yesus memberkati kita semua.
 
Doa : Ya Bapa yang penuh Kasih Karunia, biarlah kami terus memandang Tuhan Yesus dalam setiap kehidupan kami.
 
BUANG SEMUA KEKWATIRAN KARENA KITA MEMILIKI BAPA YANG SANGGUP MEMELIHARA HIDUP KITA DAN TIDAK PERNAH MENINGGALKAN KITA !
 

Pemikiran Yang Salah

Baca: Roma 5:12-21

Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. —Roma 5:8

Bacaan Untuk Setahun:

■ Mazmur 19–21

Alkisah ada empat orang—seorang pilot, profesor, pendeta, dan petualang—dalam suatu penerbangan dengan pesawat kecil. Tiba-tiba mesin pesawat itu mati. Si pilot berkata, "Hanya ada tiga parasut. Karena ini pesawat saya, satu parasut akan saya pakai." Si pilot memakai parasutnya dan terjun dari pesawat. Si profesor berkata, "Saya orang yang pintar dan dunia membutuhkan saya, jadi saya ambil satu parasutnya," dan ia pun melompat dari pesawat.

Lalu si pendeta berkata kepada si petualang, "Saya tak mau egois, silakan pakai parasut yang tersisa." Si petualang berkata, "Parasutnya masih sisa dua, jadi kita masing-masing bisa pakai. Profesor tadi terjun bukan dengan parasut, tetapi dengan tas ransel saya!" Meski si profesor berpikir bahwa ia dapat mendarat dengan selamat, tetapi keyakinannya didasarkan pada pemikiran yang salah.

Banyak orang meyakini keselamatan yang dilandaskan pada pemikiran yang salah. Mereka percaya bahwa ibadah di gereja, baptisan, atau sekadar menjadi orang baik akan membuat mereka diterima oleh Allah. Namun pemikiran kita salah jika hal itu tidak dilandasi oleh apa yang dikatakan Allah dalam firman-Nya. Allah berkata bahwa "semua orang telah berbuat dosa" dan kita adalah musuh-musuh-Nya. Namun melalui kematian dan kebangkitan Anak-Nya, kita dapat diperdamaikan dengan Allah (Rm. 3:23; 5:8-10). Dengan mempercayai apa yang telah Kristus lakukan, kita dapat memperoleh damai sejahtera dengan Allah (5:1) dan memiliki jaminan hidup kekal di surga.

Percayakah Anda? Kekekalan Anda dipertaruhkan. Jangan mempercayai pemikiran yang salah, tetapi berimanlah kepada Kristus. —AMC

Aku percaya kepada-Mu, Tuhan Yesus—
Hanya percaya kepada-Mu;
Percaya kepada-Mu untuk keselamatan,
Purna, agung dan cuma-cuma. —Havergal

Jika kita dapat mengusahakan sendiri keselamatan kita, Kristus tidak perlu mati untuk menyediakannya.

5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.
5:13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.
5:14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.
5:15 Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.
5:16 Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.
5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.
5:18 Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.
5:19 Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.
5:20 Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,
5:21 supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.